untuk apa?
Untuk apa Tuhan menciptakan kita di dunia ini?
Jawaban saya sih, simpel, dan mungkin terkesan nggak mau mikir. Tapi
sungguh, ini jawaban yang saya dapat untuk tahun-tahun ketika
pertanyaan itu bermain di benak saya.
: untuk menjadi lebih baik.
Sesederhana itu.
Dan, saya terlongo-longo mendapati kenyataan bahwa ternyata upaya
menuju ke sana tak pernah sesederhana kata ‘baik’ itu sendiri. [13]